10 Jurusan yang Paling Disesali Mahasiswa Setelah Lulus: Mengapa dan Bagaimana Menghadapinya – Memilih jurusan kuliah adalah keputusan besar yang dapat mempengaruhi masa depan seseorang. Namun, tidak jarang mahasiswa merasa menyesal dengan pilihan jurusan mereka setelah lulus.
Artikel ini akan membahas 10 jurusan yang paling disesali mahasiswa setelah lulus, alasan di balik penyesalan tersebut, serta tips untuk menghadapinya.
Baca juga : Akademia dan BUMN Kolaborasi Wujudkan Keseimbangan Ekonomi-Sosial-Lingkungan
1. Jurnalisme
Alasan Penyesalan: Banyak lulusan jurnalisme merasa bahwa gaji yang mereka terima tidak sebanding dengan usaha yang telah mereka lakukan selama kuliah. Selain itu, persaingan di industri media sangat ketat, membuat banyak lulusan kesulitan mendapatkan pekerjaan yang sesuai.
Cara Menghadapinya: Lulusan jurnalisme dapat mempertimbangkan untuk mengembangkan keterampilan tambahan seperti fotografi, videografi, atau digital marketing. Keterampilan ini dapat membuka peluang kerja yang lebih luas dan meningkatkan daya saing di pasar kerja.
2. Sosiologi
Alasan Penyesalan: Lulusan sosiologi sering merasa kesulitan menemukan pekerjaan yang sesuai dengan bidang studi mereka. Banyak dari mereka akhirnya bekerja di bidang yang tidak terkait dengan sosiologi.
Cara Menghadapinya: Lulusan sosiologi dapat mempertimbangkan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau mengambil sertifikasi tambahan di bidang yang lebih spesifik seperti penelitian sosial atau kebijakan publik.
3. Seni
Alasan Penyesalan: Meskipun seni adalah bidang yang menarik, banyak lulusan merasa bahwa peluang kerja di bidang ini sangat terbatas. Selain itu, gaji yang ditawarkan sering kali tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Cara Menghadapinya: Lulusan seni dapat mencoba untuk mengembangkan portofolio yang kuat dan memanfaatkan platform online untuk mempromosikan karya mereka. Selain itu, mereka juga dapat mempertimbangkan untuk bekerja di bidang kreatif lainnya seperti desain grafis atau animasi.
4. Komunikasi
Alasan Penyesalan: Banyak lulusan komunikasi merasa bahwa keterampilan yang mereka pelajari selama kuliah tidak cukup spesifik untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Selain itu, persaingan di bidang ini juga sangat ketat.
Cara Menghadapinya: Lulusan komunikasi dapat mempertimbangkan untuk mengambil kursus tambahan atau sertifikasi di bidang yang lebih spesifik seperti public relations, digital marketing, atau manajemen media sosial.
5. Pendidikan
Alasan Penyesalan: Lulusan pendidikan sering kali merasa bahwa gaji yang mereka terima sebagai guru tidak sebanding dengan usaha dan waktu yang mereka habiskan selama kuliah. Selain itu, beban kerja yang tinggi juga menjadi alasan penyesalan.
Cara Menghadapinya: Lulusan pendidikan dapat mempertimbangkan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau mengambil sertifikasi tambahan untuk meningkatkan kualifikasi dan peluang karir mereka. Selain itu, mereka juga dapat mencari peluang kerja di bidang pendidikan non-formal seperti bimbingan belajar atau pelatihan.
6. Marketing
Alasan Penyesalan: Meskipun marketing adalah bidang yang luas, banyak lulusan merasa bahwa mereka tidak mendapatkan keterampilan praktis yang cukup selama kuliah. Selain itu, persaingan di bidang ini juga sangat ketat.
Cara Menghadapinya: Lulusan marketing dapat mempertimbangkan untuk mengambil kursus tambahan atau sertifikasi di bidang yang lebih spesifik seperti digital marketing, analisis data, atau manajemen produk. Keterampilan ini dapat meningkatkan daya saing mereka di pasar kerja.
7. Pendampingan Medis
Alasan Penyesalan: Lulusan pendampingan medis sering kali merasa bahwa pekerjaan mereka sangat menuntut secara fisik dan emosional, sementara gaji yang diterima tidak sebanding dengan beban kerja.
Cara Menghadapinya: Lulusan pendampingan medis dapat mempertimbangkan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau mengambil sertifikasi tambahan untuk meningkatkan kualifikasi dan peluang karir mereka. Selain itu, mereka juga dapat mencari peluang kerja di bidang kesehatan lainnya yang lebih sesuai dengan minat dan keterampilan mereka.
8. Ilmu Politik dan Pemerintahan
Alasan Penyesalan: Lulusan ilmu politik dan pemerintahan sering kali merasa kesulitan menemukan pekerjaan yang sesuai dengan bidang studi mereka. Banyak dari mereka akhirnya bekerja di bidang yang tidak terkait dengan ilmu politik.
Cara Menghadapinya: Lulusan ilmu politik dan pemerintahan dapat mempertimbangkan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau mengambil sertifikasi tambahan di bidang yang lebih spesifik seperti kebijakan publik atau hubungan internasional.
9. Biologi
Alasan Penyesalan: Meskipun biologi adalah bidang yang menarik, banyak lulusan merasa bahwa peluang kerja di bidang ini sangat terbatas. Selain itu, gaji yang ditawarkan sering kali tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Cara Menghadapinya: Lulusan biologi dapat mempertimbangkan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau mengambil sertifikasi tambahan di bidang yang lebih spesifik seperti bioteknologi atau ilmu lingkungan.
10. Sastra/Bahasa Inggris
Alasan Penyesalan: Lulusan sastra atau bahasa Inggris sering kali merasa kesulitan menemukan pekerjaan yang sesuai dengan bidang studi mereka. Banyak dari mereka akhirnya bekerja di bidang yang tidak terkait dengan sastra atau bahasa Inggris.
Cara Menghadapinya: Lulusan sastra atau bahasa Inggris dapat mempertimbangkan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau mengambil sertifikasi tambahan di bidang yang lebih spesifik seperti penerjemahan atau pengajaran bahasa Inggris.
Kesimpulan
Memilih jurusan kuliah adalah keputusan besar yang dapat mempengaruhi masa depan seseorang. Namun, penyesalan terhadap pilihan jurusan bukanlah akhir dari segalanya.
Dengan mengambil langkah-langkah yang tepat, lulusan dapat mengatasi penyesalan mereka dan menemukan peluang karir yang sesuai dengan minat dan keterampilan mereka.
Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk mempertimbangkan dengan matang pilihan jurusan mereka dan selalu siap untuk beradaptasi dengan perubahan di pasar kerja.